Call us on +62 811 126 5757

Home » Seminar » [GODISO®] H8 LEADERSHIP MIX by Herald Siagian

[GODISO®] H8 LEADERSHIP MIX by Herald Siagian

H8 LEADERSHIP MIX by Herald Siagian

logo-godiso-2Para market leaders sangat terbiasa dengan Marketing Mix: Product, Price, Place, and Promotion. Penjelasan marketing mix sangat banyak tersedia lewat search engines. Siapa yang mengeksekusi marketing mix? Pasti leaders, true leaders. Mereka penentu jatuh bangun perusahaan. Orang bijak berujar: “Rise and fall on leadership”.

Bagaimana dengan leadership mix? Setelah menikmati dunia konstruksi, sales, marketing dalam fungsi leadership dan management, saya ciptakan H8 Leadership Mix. Ini menjadi partner dari Marketing Mix 4P.

H8 Leadership Mix terdiri dari:

  1. Pure HEART
  2. Intelligent HEAD
  3. Diligent HANDS
  4. HIGHER Profit/Performance
  5. HEALTHY Team
  6. Good HABITS
  7. Never HOPE-less
  8. HUMBLE Leader

Niat baik ada di hati (HEART) pemimpin sejati, the true leader. Niat itu tak terlihat mata seperti pondasi gedung. Pikiran (HEAD) cerdas itu tools para pemimpin. Tangan (HANDS) bekerja keras bersama pikiran dan hati, sehingga profit makin tinggi (HIGHER) disertai integritas.

Profit itu hasil kerja superteam yang sehat dan kuat (HEALTHY), bukan superman. Kebiasaan (HABITS) positif untuk continuous improvement, dan tak mau putus asa, tapi berharap (HOPE). Pemimpin yang rendah hati (HUMBLE) sadar bahwa sukses itu dari teamwork dan pertolongan Tuhan. Itulah H8 Leadership Mix, bauran kepemimpinan yang berlaku umum dimana saja dan kapan saja.

H1. Pure HEART

Pure HEART berpengaruh besar dari hati pemimpin ke hati orang yang ada di lingkaran satu atau lingkaran pengaruh dimana si pemimpin berada. Kepemimpinan adalah pengaruh. Lingkaran satu atau lingkaran pengaruh kita bisa mengecil atau membesar dipengaruhi oleh pure heart. Niat baik di hati adalah awal kepemimpinan sejati.

Tanpa niat baik di hati adalah kepemimpinan selfish di zaman selfie, yang menuju ke arah kepemimpinan manipulatif. True leaders berniat baik memajukan perusahaan dan karyawan lewat memenuhi kebutuhan customers secara istimewa. True leaders bukan parasit tetapi parasut bagi perusahaan. Dari hati yang dalam dia jujur kepada diri, teamwork, perusahaan, dan customers.

Niat baik di hati, rencana baik di kertas, tindakan baik di lapangan, hasil baik di bottom line. Niat, rencana, tindakan, dan hasil itu adalah satu kesatuan pada Input – Proses – Output.

H2. Intelligent HEAD

slide13Niat baik di hati dan pikiran cerdas itu satu paket. Pikiran (logika otak kiri dan kreatifitas otak kanan) adalah peralatan sangat penting yang diberikan Tuhan kepada tiap orang, tanpa kecuali.

Pikiran dipakai untuk mengatasi masalah sekarang, merencanakan masa depan yang lebih baik dan mengantisipasi problem yang mungkin akan terjadi. Pemimpin merangkap Thinker, Organizer, Planner, sekaligus eXecutor.

TOP-X leader berperan dalam dirinya, di meja kerja dan meja rapat, dan di lapangan eksekusi. Seperti jantung, pikiran tak pernah berhenti, tapi kualitasnya berbeda-beda.

Pemimpin sejati, the true leaders, tanpa henti memikirkan kemajuan perusahaan dan karyawan, memikirkan kepentingan customers, memikirkan kerjasama dengan suppliers/vendors.

People adalah prioritas utama pemimpin cerdas, lalu proses bisnis, kemudian partners, selanjutnya products (barang dan jasa). Akibatnya menghasilkan profit.

H3. Diligent HANDS

Niat baik di hati dan pikiran cerdas plus tangan rajin adalah bauran positif. Tangan yang rajin bekerja keras dimulai dari niat baik di hati dan pikiran cerdas yang dituliskan dalam plan&program. Pemimpin sejati, the true leaders, bekerja cerdas dan bekerja keras supaya visi-misi-plan perusahaan tercapai. Dia dan teamwork bekerja keras agar terpenuhi kebutuhan pelanggan akan barang dan jasa yang berkualitas.

Tangan rajin bekerja keras bersama kaki melangkah cepat menemui pelanggan dan mendengarkan keluhan mereka. Sebab tanpa pelanggan, tak pernah ada perusahaan. Pemimpin yang rajin bekerja keras menjadi pengaruh besar bagi karyawan untuk meniru bekerja keras.

Pemimpin dan karyawan semua bidang dan segala lapisan, mulai dari level bawah sampai level tertinggi, rajin bekerja keras memenuhi kebutuhan pelanggan secara langsung atau tidak langsung. Bekerja rajin bukan untuk pencitraan tapi karena gaya hidup true leaders.

H4. HIGHER Profit/Performance

Niat baik di hati dan pikiran cerdas dan tangan rajin adalah bauran positif yang berdampak positif yaitu profit/performance naik. Profit meningkat terlihat di bottom line laporan keuangan perusahaan. Tetapi tak selalu terlihat (cenderung tersembunyi) niat baik, pikiran cerdas, tangan rajin pada pemimpin dan teamwork.

Pemimpin tak berkata bahwa dia berniat baik, berpikiran cerdas, bekerja rajin, tapi itu terbaca pada profit. Mungkin ada pembaca yang berpikir bahwa profit itu bisa terjadi kebetulan atau lucky. Anda benar, jika itu terjadi sesekali saja.

Tapi bila itu terjadi berkali-kali, tentulah bukan kebetulan, by accident, tapi by design. Suksesnya menjadi tradisi. Pemimpin yang sukses menaikkan profit, the true leaders, akan berkata bahwa itu adalah tugas utama pemimpin. Business growth, revenue growth dan profit growth adalah dampak dari customers growth.

H5. HEALTHY Team

Niat baik di hati dan pikiran cerdas dan tangan rajin adalah bauran positif yang berdampak positif yaitu profit naik. Itu diperoleh bersama team yang sehat. Team mempunyai banyak anggota tapi hanya satu tujuannya. Dragon boat team mengayuh perahu sekuat tenaga untuk sampai di garis finish dan menang.

Mereka yang plural itu se-hati, se-pikir, se-gerakan, se-tujuan, yaitu: menang.

Ibarat 11 pemain sepakbola Manchester United mempunyai 1 tujuan: menang. Egoisme pribadi dibuang demi tujuan bersama: menang. Pemimpin yang memiliki teamwork yang sehat, the true leaders, mengeratkan relasinya dengan team member dengan cara komunikasi yang efektif. Caranya? Saya ikuti pola level of leadership dari John Maxwell di pasal Team Building.

H6. Good HABITS

Continuous improvement adalah habit seorang pemimpin. Dia terus menerus mengembangkan diri, belajar sesuatu dari setiap orang, semua tempat dijadikan sebagai tempat belajar, setiap waktu adalah waktu belajar. The true leaders never stop learning. Caranya? Untuk berhasil, dia belajar dari orang yang sudah terbukti berhasil, berapa pun usianya, apa pun latar belakangnya. Sangat unik tiap orang, tidak ada dua orang yang sama di bumi, meski banyak yang mirip.

Manusia diciptakan special edition, bukan mass production. Maka perlu belajar dari orang lain. Tak perlu malu atau merasa jatuh gengsi. Era digital sekarang ini memungkinkan untuk belajar 24/7 lewat teknologi digital. Banyak search engine yang menolong kita menemukan hal yang akan dipelajari. Sangat gampang memperoleh info secara digital, berkomunikasi secara digital, karena tersedia teknologi digital. Semua itu menjadi sarana untuk continuous improvement.

h8H7. Never HOPE-less Never hopeless.

Tak ada jalan mulus untuk kepemimpinan. Tapi tiap problem pasti ada solusinya meski tak selalu gampang. Jika pemimpin tegar di tengah badai, maka teamwork makin semangat melawan badai. Berpikir, kerja keras, berdoa di badai, adalah ciri pemimpin sejati. Nakoda ulung dicetak di amukan samudera, pilot handal dibentuk di turbulensi udara, bukan di kampus.

Kampus hanya memberi secarik ijazah yang bisa robek atau hilang. Pemimpin sejati sadar bahwa Tuhan mendengar doa. Tidak takut di badai, ada harapan. Begitulah team kami saat diterpa badai krisis ekonomi. Memang hampir semua bidang usaha mengalami krisis ekonomi saat itu. Tiap perusahaan mencoba menyikapi situsi itu dengan caranya masing-masing untuk survive, untuk bertahan hidup. Situasi itu membuat pemimpin sadar keterbatasannya, tetapi never hopeless.

H8. HUMBLE Leader

Jika dimulai dari heart, dilanjutkan dengan head, hands, higher profit, healthy team, habit, hope, maka akan berujung di humble leader. Itu pengaruh terkuat. Humble is not boasting of what he/she has and does.

Sukses bisa menjadikan kita sombong. Itu ujian kepemimpinan. Sukses itu hasil kerja team. Arogan membawa kehancuran. Ilmu padi Rudi Hartono, dia tetap humble meski menjadi juara dunia bulutangkis di All England 7x berturut-turut. Nelson Mandela pemimpin yang humble, dipenjara 27 tahun oleh lawan politiknya, lalu menjadi Presiden Afrika Selatan, tapi dia tidak balas dendam terhadap musuh politiknya.

Saya masih terus berguru dari Rudi Hartono, Nelson Mandela, Aung San Suu Kyi, dan Jim Collins. Jim Collins dalam bukunya Good To Great menemukan pemimpin bisnis yang 15 tahun terus menerus bertumbuh perusahaannya, ternyata mereka itu sangat professional dan humble.

Apa perbedaan Success Leader dengan Servant Leader? Dari gambar di atas dijelaskan bahwa Success leader itu adalah H2 + H3 + H4 + H5 + H6 tanpa H1 + H7 + H8. Tetapi Servant Leader adalah bauran semuanya dari H1 sampai H8. Dengan kata lain, Pure Heart, Never Hopeless, Humble Leader menjadi pembeda antara Success Leader dengan Servant Leader. Servant Leader adalah True Leader, pemimpin sejati.

Pemimpin GODISO®

07-flyer-seminar-digital-transformation-2-hariDi era GODISO (Global, Digital, Social Media) pemimpin makin perlu memainkan peran dan pengaruhnya lewat H8 Leadership Mix. Mengapa? Karena kompetisi makin ketat. Tidak hanya berkompetisi di level nasional atau regional, tetapi global. Berkompetisi tidak lagi secara tradisional, tetapi secara digital. Kompetisi tidak lagi hanya lewat media koran kertas, koran online, radio, media electronic, tetapi media sosial, yang kecepatanya makin menggila dari 3G hanya 384 Kbps menjadi 4G 100 Mbps dan akan menjadi 5G 10 Gbps pada tahun 2020 yang akan datang. Sekali lagi… rise and fall on leadership. Karena itu, perusahaan sangat perlu menaikkan kualitas kepemimpinan dan mencetak pemimpin baru, new leaders.

Herald Siagian

GODISO® Co-Founder

WA 0811107367

herald.siagian@yahoo.com

https://www.linkedin.com/in/herald-siagian-5a853877

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com

Warning: Unknown: open(/tmp/sess_2e0ac677e812c7f163c1f55608b594aa, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/tmp) in Unknown on line 0